Kamis, 03 Desember 2009

Fenomena Al Qur'an - - - Semut Saling Berbicara


Profesor Robert Hickling ialah seorang peneliti yang meneliti apakah semut dapat berkomunikasi kepada semut lainnya dengan saling berbicara dengan menggunakan alat bantuan Advances of Audio Technology (Teknologi Audio Mutakhir)

Al-Qur'an memang keajaiban dari keajaiban. Bayangkan, Informasi Science yang baru-baru ini manusia peroleh dengan menggunakan Teknologi canggih, Al-Qur'an sudah menjelaskannya sejak 1400 tahun yang lalu dengan tanda-tanda petunjuknya yang begitu jelas dan detailnya, ini membuktikan bahwa Al-Qur'an memang buatan yang Maha Kuasa yang terbukti kebenarannya yang tak mungkin bisa terbantahkan.


Spoiler for Fakta Ilmiah:

Allah berfirman, ‘Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut, ‘Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.’ (an-Naml: 18)

Dalam ayat ini, ada suatu bukti yang jelas bahwa semut-semut mempunyai suatu bahasa untuk memahami satu sama lain, dan Allah mengaruniai Sulaiman kemampuan untuk mendengar dan memahami suara-suara mereka. Para ilmuwan berusaha untuk menangkap isyarat-isyarat akustik yang diucapkan semut-semut. Namun, mereka membedakan empat macam bunyi setelah melakukan pengamatan selama bertahun-tahun.


Semut menggunakan sinyal akustik tertentu yang dilepaskanya saat marah. Seekor semut memberi peringatan, lalu ia mengeluarkan panggilan yang bisa diterima, dipahami, dan direspon kawannya dengan segera. Untuk mendengarkan suara semut yang sedang memberi peringatan kepada kawannya

Para ilmuwan menyatakan bahwa semut-semut itu seperti kita, mereka melaksanakan tugas-tugas mereka secara efisien. Sambil kerja, semut-semut berbicara satu sama lain dan berkata seperti manusia. Kita menemukan bahwa semut-semut mengorganisir proses pengumpulan makanan dan tugas-tugas lain melalui bunyi-bunyi tertentu dan berbagai perintah yang dilepaskannya, sementara semut-semut lain mendengar dan merespon!

Ketika semut menyerang seekor ulat, maka ia mengeluarkan suara yang menakutkan. Suara-suara tersebut benar-benar tidak bisa dipahami, dan mereka melakukan pertemuan seperti manusia.

Phil De Vries menemukan bahwa serangga melepaskan getaran-getaran suara lemah yang dapat dibedakan oleh semut. Kumbang penghisap mengeluarkan zat yang mengandung gula yang disukai semut. Serangga ini mengeluarkan getaran selama ia bekerja, sehingga semut sering kali terjebak sebagai mangsanya. Getaran-getaran akustik itu merupakan alat komunikasi di antara serangga.

Allah berfirman, ‘Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.’ (al-Isra’: 44)

Robert Hickling, salah seorang peneliti terkemuka mengatakan, ‘Semut-semut tidak bereaksi terhadap suara manusi dan tidak terpengaruh olehnya. Tetapi jika kita mengarahkan kepadanya getaran-getaran yang sesuai, maka semut terpengaruh olehnya dan meresponnya. Ini berarti bahwa semut-semut mempunyai bahasa sendiri dan mereka sepenuhnya seperti manusia. Di sini kita ingat akan firman Allah, ‘Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat-umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatu pun di dalam Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.’ (an-Naml: 38)

Karenanya kita menyadari bahwa al-Qur’an al-Karim itu sejalan dengan ilmu pengetahuan modern. (sumber: eramuslim(dot)com)

Tanda-tanda dari Al-Qur'an yang Sebelumnya sudah terbukti sejalan dengan Ilmu pengetahuan Moderen (Science)

Spoiler for Reminder: Fakta Ilmiah Sebelumnya:

Pencipataan Alam semesta terjadi oleh ledakan Besar nan Dahsyat"BIGBANG":
Surah Al-anbiya 21 ayat 30
“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”

Pergerakan Alam semesta dimana seluruh Planet2nya bergerak/berotasi pada poros dan garis titik edarnya masing-masing yang sangat terhitungkan!
Surah Q.S. Al-Anbiya’ : 33
"DIalah yang menciptkan malam dan siang, bulan dan matahari & masing-masing keduanya beredar pada garis edarnya"
Lukman ayat 29 :
“Tidakkah kamu memperhatikan, bahwa sesungguhnya Allah menyatukan malam ke dalam siang dan menyatukan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

Tentang Penguapan Air sehingga terjadinya hujan
Surah Al-Tariq 86 ayat 11
"...dengan kemampuan langit untuk mengembalikan"

Dan tentang Siklus air yang begitu sangat detail dijelaskan di Al-Quran dimulai dari penguapan sampai terjadinya hujan
Surah Al Nur 24: 3
Surah Al-rum 30: 48
Al Zumar 39: 21
Surah Muminun 23: 18
Syrah Al-rum 30: 24
Al hijr 15: 22
Al-Araf 7: 57
Al rad 13: 17
Al Furqan 25: 48-49
Al Fatir 35: 9
Ya Sin 36: 34
Jathiya 45: 5
Qaf 50: 9
Al Waqiah 56: 68-70
Al Mulk 67: 30

Gunung memiliki akar2 yang kuat menuju ke inti bumi sehingga menstabilkan permukaan bumi terhadap lipatan lempengan bumi yang cenderung selalu tidak stabil
Surah Al Naba 70: 6 s/d 7
"Kami telah meniciptakan bumi sebagai suatu permukaan yang luas dan gunung-gunungnya sebagai tiang"
Surah Luqman 31: 10
Surah Al-Nahl 16: 15
"Kami telah membuat gunung berdiri tegak di bumi agar tidak menggoncangmu"(dunia)

Oceanologi: Jenis yang Air satu dapat kehilangan unsur pokoknya bila dicampurkan dengan jenis air yang berbeda yang lebih homogen (Dominan/ lebih pekat/ph keasamannya)
Al-rahman 55: 19 - 20
"Allah lah yang membuat dua macam air mengalir meskipun keduanya bertemu mereka tidak dapat bercampur sebab di antara mereka ada rintangan yang tidak bisa terlewati"

[PEMBUAHAN]Pengeluaran mani yang terdiri dari berjuta-juta sperma yang ada berjuang untuk mencari dan membuahi sel telur dan tetapi Hanya dibutuhkan 1 sperma yang masuk ke dalam sel telur untuk dapat terjadinya suatu pembuahan"
Surah Al muminun 23: 14
Al Hajj 22: 5


Tentang Cahaya matahari, bulan & Bintang sebagai petunjuk waktu bagi Manusia
Q.S. Furqon : 61
Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari bercahaya(sirojan) dan bulan yang meminjam cahayanya (Muniraa)”

Q.S. Yunus : 5
“Dia-lah yang menjadikan matahari cahaya kemuliaan(dhiya’) dan bulan yang memantulkan cahayanya (Nur) dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui”.

Embriologi
Prof.Keith L Moore adalah Ketua jurusan Anatomy di Universitas Toronto Canada dan beliau merupakan salah satu seorang Ilmuan terbaik dunia dalam bidang Embriology
*Mendapatkan penghargaan dari The American Association of Clinical Anatomists award 1994
*the American Association of Anatomists award 2007 untuk the first Henry Gray/Elsevier Distinguished Educator Award
*American Association of Clinical Anatomists – Past Presidents (Mantan Presiden)
Beliau mengatakan "Bahwa tahapan-tahapan yang dijelaskan dalam Embriology Moderen sangat membingungkan, sedangkan penjelasan Al-Qur'an atas penampilan dan bentuk ialah jauh lebih baik"

Kulit sebagai Pain Receptor/perasa sakit (Yang bertanggung jawab atas rasa sakit):
Nisa 4 : 56
"Bagi mereka yang menolak tanda-tanda kami
kami akan melemparkan mereka ke api neraka
dan sesering kulit mereka terbakar
kami akan(langsung) memberi mereka kulit baru yang akan merasakan sakit lagi"


Dan masih banyak lagi tanda-tanda dari Al-quran yang sudah terbuktikan kebenarannya secara Ilmiah, diantaranya yang berkaitan erat yaitu:
Genetika, Zoology, Biology,dll, yang artinya melingkup hampir seluruh Ilmu pengetahuan yang pernah ada (Subhanallah, Masya Allah, Allahu Akbar!)

0 komentar:

Poskan Komentar